. . .
aku telah menjatuhkan pilihan hidupku. dari sekarang untuk selamanya. mungkin, hanya takdir tuhan yang akan menghancurkan pilihan ini.
aku telah menunggu saat - saat seperti ini. sudah satu tahun hubunganku dengannya bagaikan tiang gantungan, tidak jelas. sampai di sebuah kesempatan. aku berkesempatan menginjakkan kaki di tanah suci, aku berdoa di tempat yang paling mustajab.
"ya Allah, jika dia baik untukku. beri aku kesempatan menjadi bagian hidupnya"
dan memang tempat itu mustajab sekali. setiba dari sana, beberapa hari setelah kejadian itu. aku telah menjadi bagian hidupnya. cobaan demi cobaan aku jalani. aku tepis segala rasa untuk berpisah dengannya.
jika orang berbicara
"yaudah si. masih banyak wanita yang lain. lu masih muda""udah putusin aje, kagak ada kerjaan lu. setia amat dah""cewek tuh gak cuma satu. masih banyak. slow aja""jodoh ditangan tuhan boy, slow aja"
biarkan saja mereka berbicara. saya adalah saya, hidup saya adalah hidup saya. kamu tidak berhak mengatur. jika jodoh ditangan Tuhan, kenapa aku tidak mencoba untuk mentepakan jodoh ku sekarang ?
insya ALLAH di masa depan dia akan menjadi istriku. amin
. . .
pelajaran yang bisa saya ambil
1. tidak salah untuk berdoa seperti itu kepada Allah, malah kata Allah "Aku tidak tega untuk menolak doa hambaku"2. ya memang hidup lo ditentuin ama lo. kalo lu mau jatohin jodoh lu sekarang, kenapa gak ? mungkin aja dia jadi jodoh lu sebenarnya kan ? so why ?3. gua cuma bisa mengAMINi semua doa temen gua itu
see ya !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar