Kamis, 05 Agustus 2010

teman yang lain : akhir yang tidak manis

aku teringat ketika kita berdua merayakan 2 tahun hubungan ini. aku meminta saran kepada teman - temanku bagaimana cara yang pas untuk meryakan ini.
"ajak makan malem di pinggir pantai aja. pake lilin gitu"
"lu sewa restaurant. terus lu kasih musik - musik melow gitu. beuhhh... romantis abis itu"
"lu ke restaurant. pesen minum, terus didalemnya kasih cincin. keren tuh yan"
tidak hanya itu saja. banyak sekali saran teman - temanku. terima kasih teman, tapi aku punya cara sendiri. maaf, rahasia ya. hehehehehehe....

. . .

aku ingat hari jadi kita pacaran. aku sudah bersekongkol dengan kakakmu, aku memintanya mengajakmu ke restaurant yang telah aku pesan. walau tidak untuk kita berdua, tapi rencana ini berhasil kan sayang ?
aku ingat, kamu sangat kaget melihat siapa pelayan restaurant ketika itu. aku lihat mukamu merah, mendidih. aku ingat kau langsung memelukku.
"kamu jahat banget. bikin aku kaget tahu"
aku ingat. ingat sekali moment - moment itu. walau rencana menaruh cincin di minumanmu gagal. tapi cara alternatfku berhasilkan sayang ? semoga kamu bahagia. aku cinta kamu

. . .

aku ingat kembali, banyak sekali moment yang kita lalui. aku ingat ketika kau mendapatkan kata "selamat" dari sebuah perguruan tinggi di negeri ini. aku ingat sekali betapa senangnya kamu. aku ingat, aku ajak kamu ke cafe dekat rumah kita. membagi kebahagiaan, walau saat itu aku belum mendapatkan kuliah. tapi entah kenapa aku ikut senang.
"sayang, kalo kamu menerima kuliah itu. kita berpisah dong. aku jadi jarang bertemu kamu lagi"
aku tahu memang aku kekanak - kanakan dengan pertanyaan seperti itu, tapi kau tahu sayang. kesenangan saati itu adalah sebuah kesedihan bagiku. aku belum siap untuk melakukan apa yang disebutkan oleh orang - orang long direct relationship aku belum siap. melihatmu saat itu. aku hanya bisa menyembunyikan perasaan ini.
"aku cinta kamu"
. . .

sayang, 2 jam sejak kau pergi ke timur sana untuk mendaftar ke perguruan tinggi itu. aku sudah tidak bisa merangkai kata lagi untuk mengucapkan
"aku rindu"
. . .

hari ini, genap sebulan kau tidak kembali dari sana sayang. sejak kau sibuk untuk tugas - tugas awal perkuliahan sayang. aku semakin rindu. suaramu di handphone tidak cukup sayang, balasan - balasan smsmu tidak cukup sayang. sudah, aku tidak punya kata - kata lagi untuk memajaskan kata
"aku rindu kamu"
. . .

hari ini aku senang, kau akan pulang. genap 1 bulan 7 hari 14 jam aku tidak melihat kamu langsung sayang. betapa rindunya ini. bagaimana nanti kalau kita berpisah untuk 4 tahun. aku sudah tidak tahu lagi.'
hari ini aku sudah berjanji untuk menjemputmu. tapi kenapa sayang, kenapa kau menolak untuk ku jemput ? kenapa ? sudahlah, yang penting esok kau sudah berjanji untuk bertemu ku. aku tahu kau lelah.
"istirahat ya sayang. esok kita akan bertemu"
. . .

hari ini aku mengatur sebuah acara untukmu. aku sudah merencanakannya matang - matang sejak kemarin. intinya kau akan senang hari ini.
"rian, aku ingin mengutarakan maksudku"
"iya kenapa mira ?"
"jujur, aku tidak tega mengatakan ini"
"kenapa mira? katakan saja"
"jujur, aku tidak kuat kalau kita seperti ini"
"maksudmu?"
"aku ingin meminta pendapatmu, jarak kita sudah jauh. dan aku tidak kuat untuk berhubungan jarak jauh denganmu. maaf rian"
"sebentar mira, apa maksudmu?"
"aku minta kebijaksanaan kamu. yang jelas aku bukan wanita yang seperti itu. maaf rian"
aku tahu memang susah untuk melakukan semua ini. tapi untuk 2 tahun setengah kenangan kita berdua. aku belum bisa. maaf, aku belum bisa memutuskan

. . .

Kelak kau ‘kan menjalani hidupmu sendiri
Melukai kenangan yang telah kita lalui
Yang tersisa hanya aku sendiri di sini
Kau akan terbang jauh menembus awan
Memulai kisah baru tanpa diriku

Seandainya kau tau ku tak ingin kau pergi
Meninggalkan ku sendiri bersama bayanganku
Seandainya kau tau aku ‘kan selalu cinta
Jangan kau lupakan kenangan kita selama ini

Kelak kau ‘kan menjalani hidupmu sendiri
Melukai kenangan yang telah kita lalui
Kau akan terbang jauh menembus awan
Memulai kisah baru tanpa diriku

Seandainya kau tau ku tak ingin kau pergi
Meninggalkan ku sendiri bersama bayanganku
Seandainya kau tau aku ‘kan selalu cinta
Jangan kau lupakan kenangan kita selama ini

seandainya by vierra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar