"aku suka kamu" kataku
aku ingat. kau berpura - pura tuli, padahal kata - kataku sangatlah jelas. seharusnya kau tahu, ketika kata - kata pertama itu meluncur keringat dingin membasahi tubuhku. aku berusaha sabar dan mengatakannya lagi.
"aku suka kamu"
aku lihat mukamu. aku suka melihat mukamu yang menampakkan kebingungan. hey, kenapa kamu diam begitu. aku tidak mengerti. apakah kata - kataku salah ? hey, jangan terus diam. senyumlah. kenapa wajahmu memerah ? hey, kenapa ? aku juga ikut bingung, hey kamu kenapa ? bersuaralah ? kok ?
saat itu hening, tidak ada kata apapun. aku hanya bisa menggerutu dalam hati. aku tidak tahu apalagi.
"terima kasih" setelah sekian lama, hanya itu kata - kata darimu.
aku tidak tahu makna dari kata - kata itu. hey, perjelas. tolong perjelas. aku bukan seorang yang ahli dalam kata - kata kiasan. tolong, aku tidak mengerti.
"sama - sama" hanya itu kata - kataku. lalu aku mengajakmu memakan ice cream.
sampai saat ini, aku tidak mengerti apa maksud kata - kata itu. mungkin itu adalah sebuah penolakan halus atau kata - kata yang melambangkan bahwa dia juga suka padaku. aku tidak mengerti, tetap tidak mengerti sampai sekarang.
aku ingin / dan selalu ingin / memberikan informasi / melalui kata - kata yang penuh makna / bahwa aku mencintaimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar